CIBINONG, BOGOR — Kodim 0621/Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Asistensi dan Monitoring Jaringan Media Online dan Media Sosial di Aula Makodim 0621/Kabupaten Bogor, Jalan Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang diikuti para perwakilan Bintara Pembina Desa atau Babinsa dari Koramil jajaran Kodim 0621/Kabupaten Bogor tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi personel TNI dalam menulis narasi serta melaksanakan publikasi yang terintegrasi dan saling terhubung antara media online dan media sosial.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta didorong untuk menghasilkan informasi yang akurat, menarik, mudah dipahami, serta sesuai dengan kaidah publikasi institusi. Penguatan kemampuan komunikasi digital dinilai penting agar berbagai kegiatan pembinaan teritorial dapat disampaikan kepada masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab.
Salah seorang peserta, Serda Septian, menyampaikan bahwa kegiatan asistensi memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para Babinsa mengenai penyusunan narasi dan pengelolaan informasi.
“Kegiatan ini membantu kami memahami cara menyusun narasi yang lebih terarah, informatif, dan mudah dipahami masyarakat. Pengetahuan ini akan kami terapkan dalam memublikasikan kegiatan Babinsa di wilayah binaan masing-masing, ” ujar Serda Septian.
Sementara itu, Danramil 2101/Cibinong Kapten Inf Tatang Taryono menilai kemampuan publikasi perlu dimiliki Babinsa karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengetahui berbagai perkembangan di wilayah.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan kewilayahan. Selain menjalankan pembinaan teritorial, Babinsa harus mampu menyampaikan informasi kegiatan secara akurat, positif, dan dapat dipertanggungjawabkan, ” kata Kapten Inf Tatang Taryono.
Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa pengelolaan media online dan media sosial harus dilakukan secara terencana serta terintegrasi.
“Setiap personel yang terlibat dalam publikasi harus memahami bahwa informasi merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas satuan. Narasi yang disampaikan harus berbasis fakta, menggunakan bahasa yang baik, serta terintegrasi antara media satuan dan media sosial, ” tegas Letkol Inf Rizal Dwijayanto.
Menurutnya, kecepatan publikasi harus tetap diimbangi dengan ketelitian. Personel diminta melakukan pemeriksaan terhadap data, nama, waktu, lokasi, dan dokumentasi sebelum suatu informasi disebarluaskan.
Komandan Korem 061/Suryakancana Brigjen TNI Thomas Rajunio turut menekankan pentingnya profesionalisme personel dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
“Perkembangan media digital menuntut setiap satuan untuk mampu menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Publikasi yang baik tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap TNI, ” ujarnya.
Ia mengingatkan agar seluruh personel tetap memperhatikan keamanan informasi, etika bermedia sosial, dan ketentuan yang berlaku dalam setiap proses publikasi.
Senada dengan hal tersebut, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menegaskan bahwa media sosial perlu dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi yang edukatif serta memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat.
“Media sosial harus digunakan secara bijak sebagai sarana menyampaikan informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat. Setiap publikasi harus mampu mencerminkan profesionalisme prajurit sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, ” kata Mayjen TNI Kosasih.
Melalui kegiatan asistensi dan monitoring ini, diharapkan para Babinsa semakin terampil mengolah informasi lapangan menjadi narasi yang berkualitas. Kemampuan tersebut juga diharapkan dapat mendukung terciptanya jaringan publikasi yang terintegrasi dan saling terkoneksi di lingkungan Kodim 0621/Kabupaten Bogor. (PERS)

Updates.